Tiga Tahun Absen Melatih, Legenda Arsenal Arsene Wenger Bakal Pimpin Tim Lawan Lionel Messi
Arsene Wenger akan kembali melatih untuk pertama kalinya sejak meninggalkan Arsenal pada 2018.
Pria Prancis itu, yang saat ini menjabat sebagai kepala pengembangan sepakbola global FIFA, akan melatih tim super Arab Saudi dalam laga persahabatan kontra PSG di Riyadh Season Cup.
Wenger belum kembali ke pinggir lapangan sejak 2018 saat ia memutuskan mundur setelah menangani Arsenal selama 22 tahun.
Tim super Arab yang akan diperkuat pemain dari Al-Hilal dan Al-Nassr itu bakal melawan Lionel Messi, Neymar, Kylian Mbappe, dkk. dalam sebuah laga persahabatan pada Januari 2022.
Penasihat Istana Saudi, Turki Alsheikh, mencuit, Senin (11/10) dini hari WIB: “Pelatih internasional hebat Arsene Wenger ditunjuk untuk memimpin bintang-bintang Al-Hilal dan Al-Nassr melawan PSG di piala tersebut.”
?? ??????? ?? ?????? ??????? ?????? Arsene Wenger ?????? ???? ?????? ?????? ???? ????? ??? ?????? ??? ??? #????_?????? ?????? pic.twitter.com/eOmlfyP8bA
— TURKI ALALSHIKH (@Turki_alalshikh) October 10, 2021
Gagasan Piala Dunia dua tahunan
Sebagai bagian perannya di FIFA, baru-baru ini Wenger mendorong agar Piala Dunia dimainkan dua tahunan alih-alih empat.
Pria 71 tahun itu bersikeras bahwa turnamen akbar tiap tahun akan mengurangi jumlah perjalanan yang harus dialui pemain, dengan satu kalender kualifikasi setiap Oktober baik untuk Piala Dunia atau turnamen dalam benua.
Namun, manajer Inggris Gareth Southgate menjadi nama termutakhir yang mengkritik rancangan tersebut, dan mengaku kesulitan mengikuti perubahan yang terus-menerus.
“Ada bagian lain dari itu: bagaimana jika pemain cedera pada bulan Oktober? Ia tidak bermain sepakbola internasional selama setahun,” ujarnya jelang melawan Hongaria, Rabu (13/10) dini hari WIB.
“Saya tidak yakin apa saja perkembangannya. Saya melihat beberapa proposal awal yang beredar, [kini] tampaknya berubah dan tak tahu persis apa rencananya.”
“Rasanya selalu berubah setiap kali saya berbicara dengan [CEO] Mark Bullingham di FA [Inggris]. Ada presentasi dan serangkaian proposal lain, sulit untuk benar-benar mengikutinya.”
“Yang akan saya katakan adalah semua pihak harus ikut berdiskusi — klub-klub, tim nasional. Penyesuaian kalender bisa saja membantu semua orang.”
“Jika misalnya jendela transfer lebih sedikit tetapi bisa menyatukan pemain dalam jangka waktu yang lebih lama, itu mungkin membantu klub dan tim internasional.”
“Tetapi jika hanya ada satu per tahun, saya tidak begitu memahami itu sebagai konsep dari FIFA, padahal sepakbola internasional adalah bagian penting dari apa yang pemain lakukan.”
“Seperti yang saya katakan di awal, jika Anda seorang pemain dan Anda melewatkan satu bulan itu … Anda tidak memiliki karier internasional sama sekali. Itu sepertinya tidak masuk akan bagi saya.”